Hubungan Repetisi Dan Reputasi - Sebastian Yugi
"Tidak ada keungulan Yang ada hanya pengulangan"- Socrates
Pernah ga sih kamu mendengar orang yang bisa melakukan apa yang tidak orang lain bisa lakukan dan mereka langsung menyebut kemampuannya sebagai "Bakat Sejak Lahir"?
Misalnya Lionel Messi yang baru baru ini diperbincangkan karena dia berhasil membawa tim Argentina menjadi juara dalam lomba Fifa World Cup. ketika argentina menjadi juara orang orang langsung menyebut Messi sebagai The Goat. Ketika Messi kembali ke teamnya di Paris Saint German(PSG) dia di sambut dengan meriah oleh rekan se teamnya dan mereka mengucapkan selamat atas keberhasilannya. Dengan kecakapan Messi bermain bola di lapangan banyak orang menganggap bahwa Messi sudah di takdirkan menjadi juara dan pastinya hal itu diangap sebagai bakat sejak lahir mengingat messi sudah bermain sepakbola sejak kecil.
Tapi apakah kaku tau apa yang messi lakukan sehingga bisa menjadi seperti sekarang? Setiap hari messi melakukan latihan untuk mengasah skillnya bahkan tak jarang juga saat latihan messi melakukan eksperimen dengan bola di kakinya, dan dia secara terus menerus meningkatkan kelincahannya dengan melakukan latihan sprint, untuk mempertahankan kebugaran tubuhnya Messi memilih makanan yang proporsional. Dan berkat kerjakerasnya saat ini messi sudah menjadi seorang pemain bola Professional yang namanya sudah di kenal oleh banyak orang.
Bagian mana yang mengatakan messi sudah memiliki bakat sejak lahir?
Kita sering terkecoh dengan apa yang sedang kita lihat dan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Misaknya ketika melihat pertandingan catur, dari kejauhan akan terlihat kedua pemain catur hanya mengangkat dan memindahkan bidak dengan tenang, tapi ketika kamu melihat dari jarak dekat kamu akan melihat sesuatu yang jauh berbeda : Intimidasi, membaca pergerakan, keringat yang menetes, rasa ragu, perasaan marah,ketegangan dll. Namun agar pemain catur terkesan seperti dewa mereka selalu menyembunyikan kerja keras mereka dan mereka membalut dengan sesuatu yang terlihat seperti bakat. Yah memang sepertinya itulah yang membuat orang awam terkecoh.
Kebetulan dan keajaiban adalah suatu hal yang sangat jarang terjadi, mungkin bila terjadi hanya terjadi sekali dalam jangka waktu yang lumayan lama. Namun apabila sesuatu yang diangap "kebetulan" terjadi berulang kali berarti itu adalah hasil dari latihan dan kerja keras. Contohnya, Apa yang kamu pikirkan saat mendengar nama "Michael Jordan"? sepatu?pemain basket? Orang amerika? Legenda?basket?slamdunk?. Yup nama Michael Jordan memang erat kaitannya dengan beberapa hal yang disebutkan tadi, mungkin kamu mau menambahkan?
Namun yang paling tidak bisa dilupakan dari Jordan adalah Slamdunknya, untuk melakukan slamdunk dibutuhkan latihan terus menerus, kerja keras, dan postur tubuh yang mumpuni, Jordan selalu mampu melakukannya dan menjadikannya sebagai gayanya, bahkan ketika michael jordan bekerka sama dengan nike dan membuat anak brand mereka yang diberi nama Air Jordan, logo Slamdunk khas Jordan dijadikan logo untuk brand tersebut, mungkin untuk sebagian orang logonya terlihat aneh namun hal itu malah menjadikan logonya begitu Iconic, kalau melihat pemain melakukan slamdunk pasti kita langsung kepikiran Michael jordan dan Air Jordan.
Di masyarakat luas diangap orang yang sudah memiliki gayanya sendiri diangap sebagai orang yang kompeten dibidangnya, bagaimana tidak untuk menciptakan suatu gaya dan mempertahannkan agar bisa menjadi icon untuk dirinya dibutuhkan latihan dan kerja keras secara terus menerus, dan Malcom Gladwell menyebutnya dengan teori 10.000 jam ( untuk menjadi ahli butuh jam terbang sebanyak 10.000 jam) kalau orang hanya coba coba atau iseng saya ragu dia bisa mencapai 10.000 jam. Pasti orangnya fokus dan sudah siap mencurahkan waktu dan tenaganya ke satu bidang yang dia tekuni.
Dan bagi orang orang besar yang mau berinvestasi ke orang tersebut, mereka tidak akan ragu karena mereka sudah tau kalau dia berhadapan dengan orang yang bisa di percaya dan memiliki nama besar di bidangnya, makanya tidak heran jika ada kerjasama antara suatu brand besar dengan tokoh besar seperti nike dengan Michael jordan, Mc.Donalds dengan BTS, Under Armor dengan The rock, Kenmore dengan Amazon. Semua itu terjadi bukan karena kebetulan dan pastinya semua adalah hasil dari kerja keras yang terjadi, dan tentunya hal itu bisa terjadi bukan hanya karena bakat.
Tentu saja repetisi sangat erat kaitanya dengan reputasi. Tanpa melakukan repetisi dan menjadi orang yang kompeten kita tidak bisa menjadi seorang yang mampu dipandang orang lain sebagai peluang besar. That's because Repetition Create Reputation.
.jpg)
0 Comments:
Posting Komentar