Untuk semua alasan kepemilikan yang membuat kamu merasa kamu lebih tampan, kamu lebih kaya, kamu lebih terkenal. Sebenarnya tanpa sadar kamu sedang di tipu, dan tipuan itu membuat orang lain memakai produk yang ingin kamu pakai. Dan tanpa sadar kamu malah ikut mempromosikannya dan malah bangga menjadi bagian dari apa yang kamu pakai.
“Kamu adalah apa yang kamu pakai”
Kata kata diatas bisa dikatakan sangat tepat, setiap baju
yang kamu pakai menggambarkan kepribadianmu, setiap handphone yang kamu beli mengambarkan
kepribadianmu, bahkan setiap aplikasi yang kamu install bisa menunjukan
kepribadianmu. Dengan kata lain ketika kamu memakai sesuatu yang sesuai dengan
dirimu kamu tidak perlu lagi menjelaskan siapa dirimu. Bahkan apayang kamu pakai
bisa membuat orang lain mengagumi kamu walaupun mereka belum mengenalmu secara
pribadi, contohnya kamu pergi ke acara pernikahan dengan memakai kemeja Versace
dipasangkan dengan sepatu Air Jordan dan dengan membawa HP Iphone terbaru. Orang pasti akan mulai
tertarik dengan kamu dan tidak membutuhkan waktu lama mereka akan mencari tau
semua hal tentang kamu, mulai dari siapa kau, siapa orang tuamu, tinggalmu
dimana, kamu suka tipe pasangan seperti apa dll. Itu semua bisa kamu dapat
dengan cara memakai pakaian yang ingin kamu pakai, tentu saja untuk menunjukan
kamu adalah orang berkelas kamu harus mengunakan sesuatu yang berkelas dan
biasanya sesuatu yang berkelas butuh uang yang cukup banyak untuk
mendapatkannya. Tapi tenang saja apayang akan kamu dapatkan sebanding kok.
Beberapa hari lalu saya melewati sebuah bank di kota saya
tinggal, di depan bank itu ada sebuah mobil mewah yang sedang terparkir, saya
suka bentuknya dan saya tau yang punya mobil itu pasti adalah orang berkelas,
kalau bukan pejabat kelas atau pasti pengusaha yang punya, pikir saya. Saya
membayangkan apa yang biasanya pemiliknya lakukan dengan mobil itu, pasti dia
punya banyak relasi karena biasanya mobil mobil seperti itu ada komunitasnya
sendiri, pasti pemilik mobil mewah itu memakai jam rolex dan membawa Iphone,
pasti orang yang memakai mobil itu disukai teman-temannya. Dan saya
membayangkan bagaimana jika saya memiliki mobil itu, apa yang sebelumnya saya
pikirkan tentang pemilik mobil itu sekarang menjadi milik saya, saya punya
relasi, jabatan, karir dll. Wah saya pasti akan dipandang orang berkelas oleh
orang lain, dan saya berjanji suatu hari nanti saya akan membeli mobil itu.
Aminnnn.
Bagaimana apakah kamu pernah mengalami pengalaman seperti
yang saya rasakan, entah apapun yang kamu lihat dan bayangkan? Pada saat itu
jujur saya tidak mengenal pemilik mobil mewah itu tapi pada saat saya
melihatnya saya memikirkan figure orang besar dan bagaimana jika orang besar
itu adalah saya. Lalu bagaimana dengan kamu yang memiliki barang super mewah
dan mengiurkan, apakah orang lain ada yang bertanya, apa yang kamu lakukan
sehinga bisa sampai sekarang? apa
pencapaianterbesarmu? Bagaimana kamuhidup? Sebenarnya mereka membayangkan diri
mereka adalah kamu ketika kamu memakai barang yang mereka inginkan, itu lah
yang membuat banyak bintang iklan dan bintang film adalah orang orang yang
berpenampilan menarik.
Semakin menarik suatu barang kamu akan semakin mudah untuk memasarkan, karena setiap orang yang memakai barang tersebut mengundang orang lain untuk menginginkannya, dan orang yang menginginkannya membelinya, dan ketika membeli orang lain jadiingin punya dan sirklus itu terus berlanjut. Mengunakan barang mewah memberimu kesan berkelas.
.jpg)
.jpg)