Hello,Welcome to:

Buku Sejagat

Bantu Hadapi Permasalahanmu Temukan Potensi dirimu Mendorongmu Berani Berinovasi

About Us

Hello

W'e areBuku Sejagat

Atas semua yang kami lakukan kami percaya bahwa setiap orang memiliki potensi diri yang dapat digali dimana jika potensi itu dipelajari lebih dalam maka akan menjadi suatu bakat. setiap orang memiliki bakat yang berbeda jika bakat itu ditemukan dan terus diperdalam maka akan menjadi sesuatu yang berguna kedepannya.Salah satu cara untuk memperdalam bakat tersebut adalah dengan berani mengambil resiko dalam menghadapi suatu permasalahan yang terjadi. Kami berkeinginan mendorong setiap orang untuk memperdalam bakat mereka dengan memberikan informasi yang akan membantu mereka untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi berupa buku

QnA

Apakah definisi komunitas bukusejagat?

Kami adalah komunitas diskusi yang membahas dunia literasi dan menjadikan buku sebagai sumber kami.

Bagaimana kalau saya belum tertarik membaca buku apakah boleh bergabung?

boleh, dan kami berharap dengan kehadiran kami kamu dapat mulai memiliki ketertarikan membaca buku dan kita bisa berdiskusi bersama.

Apakah buku sejagat komunitas online atau offline?

buku sejagat adalah komunitas diskusi, kami memberikan wadah untuk bertatap muka bagi yang berada di domisili kediri, apabila berada di domisili luar kediri kami juga menyediakan forum diskusi Online.

Apa yang buku sejagat ingin ubah dari anak muda

Kami Ingin ikut serta dalam mengembangkan pola pikir dan kebiasaan sehat dengan memberikan dorongan serta Inspirasi dengan meningkatkan tingkat literasi di indonesia yang akan berguna untuk membantu generasi muda melangkah mencapai tujuan.

Benefit

Media mudah diakses

Agar dapat terhubung dengan kami, kami memiliki beberapa sosial media seperti Instagram, Tiktok dan web.

Pertemanan yang sehat

Kami menciptakan lingkungan dimana setiap ide dan gagasan dapat dibagikan.

Publikasi Karya

Kami menyediakan platform untuk mempublish karyamu agar dapat dikenal orang lain.

Event Diskusi

Untuk melatih kemampuanmu kami memiliki event yang dapat memberikanmu inspirasi baru.

Reverensi Buku

Kamu dapat bertukar buku sesama member dan membagika pengetahuan yang kamu dapat dari buku yang telah kamu baca.

Kenalan Baru

Jika kamu ingin memiliki teman baru yang senang membaca buku, kamu bisa menjadikan Buku Sejagat sebagai pilihanmu.

2172

FOLLOWER

173

CONTENT

51

Member

37

Event

Our News

Tampilkan postingan dengan label Adrine baskara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adrine baskara. Tampilkan semua postingan

Globalisasi : pergeseran pekerja - Adrine Baskara

 


Globalisasi adalah sebuah peristilahan atau konsep yang realtif baru. Setidak, tahun 60-70an umat manusia belum mengenal istilah tersebut seperti yang mereka kenal pada saat ini. Barangkali isu globalisasi dunia pertama kali menyembul begitu kuat ke permukaan hanya pertengahan kedua dekade 80-an.Globalisasi ternyata berdampak pada hampir setiap bidang kehidupan Globalisasi yang melanda dunia membawa dampak pada kehidupan fisik, sosial, kejiwaan maupun agama. 

    Globalisasi dunia yang biasa disebut-sebut belakangan ini adalah merupakan dampak langsung dari keberhasilan revolusi teknologi-komunikasi, setelah didahului oleh dua revolusi dalam kebudayaan manusia, yaitu revolusi pertanian dan revolusi industri. Tidak dapat disangkal lagi bahwa kita sekarang hidup dalam suatu kebudayaan industri (industrial- civilization). Artinya ketergantungan kepada industri akan semakin besar. Proses industrialisasi berarti suatu tranformasi dari masyarakat yang secara ekonomi bercirikan dominan agraris ke arah manufacturing. Industrialisasi adalah suatu proses yang terbukti dalam sejarah, telah menimbulkan peru- bahan-perubahan mendasar dalam suatu masyarakat dan membawa berbagai bangsa kepada kemajuan (progress), tidak saja kemajuan material, tetapi juga kebudayaan dan spiritual.

    Dalam masyarakat urban berindustri tinggi, dunia bukanlah apa-apa kecuali fakta dan abstraksi kuatitatif matematis yang diakui eksistensinya oleh sains yang mekanistik dan reduksionis. Revolusi industri untuk pertama kalinya terjadi di Inggris pada tahun 1780-an dalam industri tekstil, batu bara, dan industri besi yang semata-mata bergantung pada karya tangan, dan hasilnya adalah Inggris menjadi nomor satu dalam bidang industri-industri tersebut.

    Revolusi indsutri abad ke 18 dan permulaan abad ke-19. Pada abad 19 tenaga listrik baru mendapat perhatian para ahli yang hanya bersifat teori. Barulah pada tahun 1831 Michael Faraday mengetahui bahwa tenaga listrik dapat digunakan. Tenaga listrik diubungkan dengan penerangan dan penggerak mesin dihubungan dengan nama Edison di Amerika dan Merner Siemens di Jerman. 

    Salah satu ciri revolusi industri adalah ditemukannya sistem pembagian kerja yang luas untuk memproduksi suatu barang. Adam Smith mencontohkannya dengan pembuatan sebuah jarum atau peniti. Bertolak dari bahanbaku berupa kawat, beberapa orang melakukan pembagian kerja, sejak menarik kawat dari gulungan, meluruskan atau membeko- kannya, memutus, menusukkan ke dalam lubang, melem- pengkannya untuk dibelah menjadi pottongan-potongan kecil dan seterusnya hingga selesai. Ada sekitar 18 pekerjaan khusus. Dengan pembagian kerja itu, setiap orang bisa mencurahkan keterampilannya pada suatu pekerjaan saja, menghemat waktu, menyederhanakan pekerjaan, sehingga bisa ditemukan mesin yang bias dipakai sebagai alat yang mampu mempersingkat pekerjaan. Dengan alat dan mesin itu, maka seseorang bisa mengerjakan pekerjaan yang tadinya dikerja- kan banyak orang." 

    Para ekonom berpendapat bahwa kaum pekerja, setelah mengalami perkembangan terus-menerus dari sektor pertanian ke sektor industri dengan teknologinya yang maju (dinamakan sektor primer dan sekunder), akan selanjutnya berkembang ke sektor ketiga (tertier) berupa pelayanan-pelayanan (service) yang bersifat pribadi. Sebagai contoh, otomatisasi (automation) akan memerlukan hanya sedikit pekerja dan teknisi, tetapi permintaan akan perias rambut, pencuci pakaian dan pelicinannya, pelukis, tukang reperasi, dokter gigi, dokter umum, guru pegawai-pegawai bank, asuransi dan sebagainya akan bertambah.

Servo Mechanism - Adrine Baskara

 SERVO MECHANISM



Pernahkah Anda ingin melakukan sesuatu tapi tidak pernah terjadi? Misalnya ingin sehat, tetapi di hadapan Anda selalu makanan enak, berkolesterol, dan berlemak.

Ingin menabung, tetapi selalu ada saja penyebab uang keluar dari kantong.

Artinya, ada yang salah dari servo Anda, yaitu suatu proses loop tertutup untuk mengoreksi proses secara terus-menerus agar tetap dapat menuju ‘target’ yang telah ditetapkan. 

Sebagai contoh, peluncuran peluru kendali menerapkan teknik servomechanism, yakni ketika target telah “dikunci” maka gerakan peluru yang mulai melenceng akan direvisi ulang sehingga kembali menuju arah semula. 

Proses revisi ini berlangsung terus-menerus, sampai akhirnya peluru kendali tepat mengenai sasaran yang telah ditetapkan. Apa hubungannya dengan perilaku manusia? Sangat berhubungan erat!

Dr. Maxwell dalam buah karyanya Psychocybernetics yang menyoroti peran besar dari self-image dalam kesuksesan seseorang, memperkenalkan penggunaan istilah “servomechanism” ini untuk menggambarkan gerakan kecenderungan manusia. Pada dasarnya dalam kehidupan ini, setiap orang bergerak dengan prinsip servomechanism alias terus-menerus melakukan koreksi hingga sesuatu yang digariskan terjadi.

Proses koreksi ini berlangsung dengan melibatkan seluruh kesadaran holistik manusia—baik alam sadar maupun bawah sadar, conscious and unconscious

. Jika seseorang sudah “digariskan untuk sial”, apa pun yang terjadi, cepat atau perlahan tapi pasti, proses servomechanism akan menuntun orang tersebut untuk menuju kondisi sial ini tanpa bisa ditolak sama sekali. 

Demikian juga jika seseorang sudah “digariskan untuk beruntung”, servomechanism ini dengan akan membawanya ke keadaan yang seharusnya, yaitu “beruntung”! 

Semua yang akan kita alami dalam hidup ini, telah “digariskan”. Suka atau tidak suka, servomechanism akan membawa kita ke sana dengan cara yang sangat cerdas, bahkan dengan cara yang sering kali tidak terduga. 

Jadi, kini menjadi lebih jelas! Jika suatu saat kita berkeinginan untuk mencapai sesuatu—yang biasanya adalah hal-hal yang indah dan menyenangkan—lalu ketika kita seakan-akan sudah semakin mendekati hal tersebut, tiba-tiba di bagian akhir semuanya berbelok 180 derajat. Jangan menyalahkan siapa pun karena servomechanism dalam diri kitalah yang bekerja.

Lho, kok bisa?

Artinya, hidup kita sudah digariskan. Dan, kita tidak akan dapat keluar dari garis ini. Apakah ini yang disebut dengan nasib, atau takdir, atau apapun istilah yang sejenis? 

Tentu saja tidak! Pembahasan ini tidak ada sangkut-pautnya dengan nasib dan takdir. Yang jelas, sudah ada ahli tersendiri untuk membahasnya. Pembahasan di sini justru akan menyadarkan kita bahwa kita adalah pembuat “garis” yang dimaksud, jadi tentu saja kita pula yang dapat mengubahnya!

Jika Anda percaya dan berminat, tulisan berikut akan bermanfaat dan mungkin dapat memberdayakan hidup Anda! Namun, jika Anda termasuk dalam kelompok skeptis yang lebih “nyaman” dengan belief bahwa manusia hanya dapat “menerima” sesuatu yang sudah tidak dapat diubah lagi, tentu tulisan ini sama sekali tidak akan bermanfaat bagi Anda. 

Bahkan, mungkin tulisan ini cenderung akan membuat Anda semakin tidak nyaman karena mungkin Anda akan menjadi lebih “berdaya”!

Ya, servomechanism akan menuntun seseorang untuk selalu mencapai sesuatu yang telah digariskan. Garisnya dibuat oleh sosok yang terdapat dalam diri setiap manusia, yang dikenal dengan nama self-image dan belief system. Kita tidak akan pernah dapat lari dari self-image dan belief system kita sendiri. Dalam konteks praktis sehari-hari, apa pun yang kita peroleh dalam kehidupan ini hanyalah ekspresi dari seluruh kemampuan kita yang telah mencapai tingkatan unconcious competence atau keahlian bawah sadar.

Sebagai contoh, jika kita pernah mengalami kegagalan dalam satu aspek kehidupan, misalnya bisnis. Maka, kegagalan-kegagalan berikutnya akan cenderung untuk memperkuat self-image dan belief system kita, bahwa kita adalah ahli dalam “kegagalan bisnis”.

yang melekat dalam diri kita, alias sudah mencapai tingkatan keahlian unconscious competence!

Sejak saat itulah gerak langkah kita akan dipandu oleh Automatic Guidance System yang akan bergerak dengan pola servomechanism. Proses koreksi akan berlangsung terus, sampai kita benar-benar mencapai “kegagalan” karena kita adalah ahlinya!

Apa pun dalam hidup ini, jika kita telah sedemikian mudah mencapainya, sesungguhnya kita telah menjadi “Sang Ahli” dalam hal tersebut—baik itu kegagalan maupun keberhasilan.

Apakah Anda pribadi yang selalu beruntung? 

Apakah Anda selalu didera sial tak berujung di sepanjang hidup Anda? 

Apakah Anda gampang memperoleh pinjaman uang? 

Apakah Anda selalu ditolak saat meminjam uang? 

Apakah Anda sangat mudah sakit?

Apakah Anda demikian sehatnya?

Apakah Anda demikian mudah mencari sahabat?

Apakah Anda sangat mudah mencari musuh?

Apakah Anda sulit mencari uang?

Apakah Anda selalu ditolak oleh lawan jenis Anda?

Apakah Anda seseorang yang sangat mudah untuk memperoleh pasangan?

Apa pun itu, ke mana pun arahnya, menunjukkan bahwa Anda telah menjadi ahlinya!

Unconcious competence!

Servomechanism Anda akan selalu berproses untuk menciptakan hal tersebut! 

Nasib manusia, baik atau buruk, tertulis citra diri dan belief system keyakinannya, bak blueprint yang selalu mengawali suatu perwujudan realita fisik.

Kini, semuanya menjadi terserah kita! Mau tepat pada Servomechanism positif atau negatif?

Keperawatan : perkembangan dalam kemajuan teknologi

 


PERAWATAN

 Ilmu pengetahuan menunjukkan dengan jelas bahwa orang- orang menjadi lebih cepat pulih ketika mereka dirawat dengan benar, dengan dukungan emosional oleh perawat. Hal ini terbukti nyata. Pasien yang bahagia menjadi lebih cepat sembuh. Perawatan secara tradisional masih membutuhkan perawat yang baik dan sabar. Hal ini membuat profesi perawat tetap mendapat tempat berharga di masyarakat. 

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, banyak perawat justru berupaya untuk naik level dalam rantai nilai profesional. Mulai dari keinginan mendapatkan gelar, bahkan menjadi dokter yang dapat menangani beberapa kondisi dan masalah. Namun, hal ini justru membuat mereka kehilangan harga di mata masyarakat. Hal itu karena kemampuan para dokter kelak tergantikan oleh kecerdasan buatan (AI) yang sudah mengungguli rata-rata dokter dalam hal diagnosis. Bahkan, robot sudah ikut membantu dalam operasi yang membutuhkan presisi tertinggi. 

Sikap perawat yang mengejar kenaikan derajat ini membuat pandangan media dan masyarakat menjadi memburuk terhadap perawat. Kita sekarang sering membaca berita tentang betapa tidak pedulinya perawat, betapa malasnya mereka, tidak kompeten, dan sebagainya. Mereka selalu membuat kesalahan. Akan tetapi, kita biasa mengabaikan kekurangan mereka jika mereka masih memiliki kepedulian pada pasien. 

Media saat ini sering menggunakan istilah seperti "terlalu mewah untuk peduli", atau "sepertinya kita tidak menyukainya lagi". Namun, orang yang sama masih melamar pekerjaan sebagai perawat, padahal pendidikan tidak pernah setara dengan kecerdasan, sehingga banyak kesalahan dasar masih terjadi. 

Ketika seorang perawat belajar mengenai pekerjaan kemampuan mentalnya tidak fokus pada persyaratan peker jaan yang sebenarnya, mereka ingin mendapat pendidikan kedokteran umum dan lebih akademis. Namun, hal ini kurang praktis karena pendidikan tersebut lebih cocok untuk dokter daripada perawat. Jika ini berlanjut di masa depan, profesi keperawatan akan terus tergelincir. 

Perawatan medis mengharuskan kita memahami ilmu dasar keperawatan, selain dapat menggunakan peralatan dan meracik obat-obatan sesuai resep. Akan tetapi, karena ia juga tahu cara menggunakan peralatan kedokteran secara benar dan dapat melakukannya dalam praktik, hal itu justru menjadi kesalahan yang berbahaya.

 Kita sudah memiliki ilmuwan spesialis, apoteker, kon- sultan, pendaftar, dan dokter junior. Yang juga kita butuhkan perawat yang mampu memastikan bahwa kebutuhan pasien dapat terpenuhi sepenuhnya, baik secara fisik maupun emosional. 

Merawat pasien dengan baik akan membantu memperce pat kesembuhan mereka. Jadi, kita perlu memulihkan fungsi keperawatan tradisional karena ini adalah bagian yang penting dan efektif dari sebuah proses perawatan. Jika sepertinya tren saat ini-perawat menjadi terlalu mewah untuk merawat dengan sabar, kita perlu menemukan kembali pekerja baru yang mengisi peran itu. Misal, asisten deputi dokter junior yang dibayar rendah akan sulit untuk bersaing dengan peran teknologi seperti PC dan robot murah. Jadi, mari kita berharap bahwa pengasuh sejati dapat lagi mengambil alih kepe- rawatan. Kita membutuhkannya dan R2D2 dapat melakukan hal lain dengan lebih murah dan lebih baik.

Quotes

"Seorang atlet tidak bisa berlari kencang dengan uang di kantongnya, tetapi dengan harapan di pikirannya dan semangat di dadanya."

Mardigu Wowiek P.

Bossman

"Hari kemarin telah selamanya pergi. Manfaatkan sebaik-baiknya hari ini dan esok, jika kau ingin menebus waktu yang hilang."

Napoleon Hill

Author

"Terkadang saat kamu berinovasi, kamu membuat kesalahan. Yang terbaik adalah mengakuinya dengan cepat, dan lanjutkan dengan meningkatkan inovasimu yang lain."

Steve Jobs

CEO of Apple

"Jangan berhenti. Jangan pernah menyerah untuk mencoba membangun dunia yang Anda lihat, meskipun orang lain tidak dapat melihatnya"

Simon Sinek

Author

Buku Sejagat
(+62)856 0489 5674
Indonesia

SEND ME A MESSAGE