The Infinite Game adalah buku yang ditulis oleh Simon Sinek. The Infinite Game akan memberikan kita gambaran baru tentang bagaimana menetapkan pola pikir untuk tujuan jangka panjang dan pola pikir jangka pendek.
Setiap perjuangan dan pekerjaan kita, masing masing memiliki dampak masing masing baik itu hal kecil yang berdampak besar, hal besar yang berdampak kecil hal besar yang berdampak besar dan hal kecil yang berdampak kecil. masing masing memiliki hasil yang berbeda.
melalui The Infinite game kamu akan di bantu bagaimana melakukan pekerjaan yang nanti akan memberikan dampak besar bagi masa depan, salah satu caranya adalah dengan berhenti memikirkan hal hal yang mengakibatkan tujuan jangka pendek seperti Keuntungan, kerugian, target , harga dll. namun mulailah untuk memikirkan tujuan jangka panjang seperti dampak, manfaat, motivasi dan pengalaman berharga.
melalui buku The Infinite game setidaknya ada 3 point penting yang dapat dipetik:
- Untuk mampu memberikan dampak dalam jangka panjang kamu harus memakai pola pikir jangka panjang
Dalam hidup ada kalanya kita lebih menginginkan mendapatkan keuntungan dan manfaat secara langsung dan cepat, kita bisa mengambil banyak jalan baik jalan yang tepat maupun jalan kurang tepat untuk meraih nya, contohnya saat kamu ingin mengajak seseorang ingin menjadi pasanganmu, kamu bisa saja hanya menampilkan sisi terbaikmu kepadanya, menyembunyikan kekuranganmu dan menampilkan dirimu sempurna adanya. namun apakah itu akan berdampak baik dalam jangka panjang? Akan berbeda lagi jika kamu menampilkan diri kamu apaadanya kepada calon pasanganmu dimana dia sudah mampu menerimamu, memaklumi kekuranganmu dan mau berproses bersamamu. Dari kedua hal itu mana yang akan memberikan dampak jangka panjang?
2. Jika kamu memakai Pola pikir jangka pendek, kepudaran budaya akan terjadi
kebanyakan pemikiran jangka pendek yang hanya mengejar hal seperti profit, peringkat, jabatan akan memberikan dampak yang cepat atau lambat akan menghancurkanmu, misalnya dalam pertemanan jika kamu berteman hanya kepada orang yang kamu rasa akan kamu butuhkan dan jika tidak kamu butuhkan kamu akan mencari teman lain, bisa jadi orang tersebut akan melakukan hal yang sama kepadamu. bukannya pertemanan yang menghasilkan persahabatann, loyalitas, kesetiaan. namun malah menghasilka pemanfaatan, persaingan dan permusuhan.
3. Dari pada memikirkan cara mengalahkan pesaing lebih baik memperbaiki diri.
Persaingan akan membuat banyak pihak yang secara tidak langsung terlibat terkena dampaknya, selain memberikan dampak buruk bagi orang lain, bagi tim kita juga akan terkena imbasnya juga seperti, terus menerus berubah, hilangnya motivasi, timbulnya kebencian, bertambahnya jam kerja. untuk itu Simon sinek memiliki cara lain untuk menghadapi persaingan yaitu dengan memperbaiki diri, kamu bisa memikirkan bagaimana dirimu bisa membantu orang lain bagaimana manfaat atas pekerjaanmu bisa dirasakan orang lain dan bagaimana kamu bisa melakukan lebih baik lagi. Dengan melakukan perbaikan diri maka akan timbul motivasi didalam diri bahkan meskipun kamu bekerja terus menerus kamu tidak akan merasa mudah lelah karena di dalam dirimu ada semangat membantu orang lain dan mengubah diri menjadi lebih baik lagi
Jika kamu merasa artikel ini membantumu, bagikan manfaat yang kamu terima kepada orang lain dan jadilah generasi yang berani bersolusi dengan memakai hastag #beranibersolusi di setiap media sosialmu. jika kamu tertarik untuk memiliki buku The Infinite game yang ditulis Simon Sinek, kamu bisa memesan melalui Buku Sejagat dengan menghubungi salah satu Media Social kami.
0 Comments:
Posting Komentar