Hello,Welcome to:

Buku Sejagat

Bantu Hadapi Permasalahanmu Temukan Potensi dirimu Mendorongmu Berani Berinovasi

About Us

Hello

W'e areBuku Sejagat

Atas semua yang kami lakukan kami percaya bahwa setiap orang memiliki potensi diri yang dapat digali dimana jika potensi itu dipelajari lebih dalam maka akan menjadi suatu bakat. setiap orang memiliki bakat yang berbeda jika bakat itu ditemukan dan terus diperdalam maka akan menjadi sesuatu yang berguna kedepannya.Salah satu cara untuk memperdalam bakat tersebut adalah dengan berani mengambil resiko dalam menghadapi suatu permasalahan yang terjadi. Kami berkeinginan mendorong setiap orang untuk memperdalam bakat mereka dengan memberikan informasi yang akan membantu mereka untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi berupa buku

QnA

Apakah definisi komunitas bukusejagat?

Kami adalah komunitas diskusi yang membahas dunia literasi dan menjadikan buku sebagai sumber kami.

Bagaimana kalau saya belum tertarik membaca buku apakah boleh bergabung?

boleh, dan kami berharap dengan kehadiran kami kamu dapat mulai memiliki ketertarikan membaca buku dan kita bisa berdiskusi bersama.

Apakah buku sejagat komunitas online atau offline?

buku sejagat adalah komunitas diskusi, kami memberikan wadah untuk bertatap muka bagi yang berada di domisili kediri, apabila berada di domisili luar kediri kami juga menyediakan forum diskusi Online.

Apa yang buku sejagat ingin ubah dari anak muda

Kami Ingin ikut serta dalam mengembangkan pola pikir dan kebiasaan sehat dengan memberikan dorongan serta Inspirasi dengan meningkatkan tingkat literasi di indonesia yang akan berguna untuk membantu generasi muda melangkah mencapai tujuan.

Benefit

Media mudah diakses

Agar dapat terhubung dengan kami, kami memiliki beberapa sosial media seperti Instagram, Tiktok dan web.

Pertemanan yang sehat

Kami menciptakan lingkungan dimana setiap ide dan gagasan dapat dibagikan.

Publikasi Karya

Kami menyediakan platform untuk mempublish karyamu agar dapat dikenal orang lain.

Event Diskusi

Untuk melatih kemampuanmu kami memiliki event yang dapat memberikanmu inspirasi baru.

Reverensi Buku

Kamu dapat bertukar buku sesama member dan membagika pengetahuan yang kamu dapat dari buku yang telah kamu baca.

Kenalan Baru

Jika kamu ingin memiliki teman baru yang senang membaca buku, kamu bisa menjadikan Buku Sejagat sebagai pilihanmu.

2172

FOLLOWER

173

CONTENT

51

Member

37

Event

Our News

Tampilkan postingan dengan label Hannalexaus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hannalexaus. Tampilkan semua postingan

Terlupakannya Pendidikan Nilai Dalam Pendidikan Umum -Hannalexaus



Secara filosofi, pendidikan itu tidak sekedar untuk mendapatkan pekerjaan (careersm) tetapi untuk menegakkan humanisme demi terbentuknya insan kamil atau manusia seutuhnya. Sayangnya dunia pendidikan melupakan tujuan utamanya yaitu, mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan secara SILMUTAN & SEIMBANG sehingga jika dunia pendidikan tidak adanya balance antara pengetahuan dan pengembangan sikap/nilai akan terjadinya reaksi penyimpangan seperti korupsi, kolusi, nepotisme, dan perbuatan yang merugikan bangsa. Banyak generasi-generasi atau individu yang memiliki kebanggan yang luar biasa terhadap kekhususan ilmunya namun efek dari kebanggan yang berlebihan ini membuat mereka seperti kuda yang ditutup matanya. Yakni individu-individu yang yang menjalani kehidupan sehari-hari dengan egois, merasa hebat sendiri, tidak peduli akan dunia sekitar. dan asosial. 

Contoh saja jika kalian melihat teman-teman atau individu lain yang pintar di kelas, selalu juara, dan banyak prestasi lainnya namun dalam berperilaku dia sangat egois, tidak memiliki empati, suka membully, merasa dirinya lebih tinggi, merendahkan orang lain dan akhlak nya jauh sekali dari ilmu yang di dapatkan nya. Perlu kita ingat tujuan sistem pendidikan di Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri, serta tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Semua yang kita lalui sejak kita di bangku SD, SMP, SMA/K, dan Perguruan tinggi mempunyai satu tujuan yang sama yaitu menjadikan manusia yang seutuhnya. Apakah kalian sudah menjadi manusia yang utuh selama proses pendidikan yang kalian jalani? 


Fakta di lapangannya dunia pendidikan benar-benar meremehkan nilai-nilai kemanusiaan, memgapa saya berani berkata demikian? karena banyak sekali perilaku-perilaku yang menyimpang  selama pembelajaran. Contohnya seorang siswa/mahasiswa yang berperilaku curang untuk mendapatkan nilai yang bagus, mereka rela menghalalkan segala cara tanpa memikirkan nya dua kali dan berfikiran sempit bahkan ada juga yang harus menginjak kepala orang lain agar dapat berdiri tegap diatasnya. Inilah sisi gelap dunia pendidikan, ada beberapa guru yang selalu berkata “Kalian tidak boleh mencontek dan kalian harus jujur saat menjawab soal” faktanya ketika seorang siswa yang tidak jujur dalam mengerjakan soal dan mendapatkan nilai A lebih di hargai dibandingkan siswa yang jujur dalam mengerjakan soal namun nilai yang si peroleh B akhirnya siswa yang mendapatkan B yang tidak mendapatkan apresiasi akan berfikir bahwa kejujuran itu tidak penting yang penting hasil yang di peroleh. Sungguh sangat di sayangkan jika semua siswa dan mahasiswa berfikiran seperti ini, kita selalu lupa untuk menghargai prosesnya bukan hasilnya karena hasil sudah pasti di tentukan oleh proses. Banyak lagi contoh-contoh lainnya seperti bullying yang di anggap sebuah candaan oleh gurunya, pilih kasih terhadap pemberian nilai, bersain dengan tidak sehat, dll.


Padahal pendidikan umum didalamnya terdapat pendidikan nilai juga yang dimana pendidikan nilai adalah gagasan atau konsep yang penting dalam hidup dan dipandang sebagai pedoman hidup. Nilai juga memberikan makna terhadap sesuatu dalam kehidupannnya, seperti pemaknaan atas segala sesuatu yang dianggap baik atau tidak baik, berguna atau tidak berguna, penting atau tidak penting, dan benar atau tidak benar. Apa yang telah di kemukakan oleh Frondizi (hal.12; 2001) bahwa nilai memiliki polaritas dan hirearki. Polaritas berarti menampilkan diri dalam 2 aspek, yaitu positif dan negatif dan hirearki secara tingkatan yaitu nilai yang tertinggi (utama) sampai yang terendah (tidak diutamakan) dalam hidup seseorang. Melalui pendidikan nilai seseorang diajak untuk menentukan nilai tertinggi yang menjadi pegangan dirinya. Pada pandangan Prof. Notonegoro terdapat tiga nilai yaitu nilai material, nilai vital, dan yang terakhir nilai kerohanian. Nilai vital adalah untuk hal yang berguna bagi manusia dalam aktivitasnya, Nilai material, segala sesuatu yang berguna bagi jasmani atau kebutuhan ragawi, dan nilai kerohanian meliputi nilai kebenaran yang bersumber pada akal (rasio, budi, cipta) manusia, nilai keindahan dan nilai estetis bersumber pada unsur manusia, Nilai kebaikan dan nilai moral bersumber pada unsur kehendak (karsa) manusia, dan nilai religius (agama) yang merupakan nilai kerohanian tertinggi dan mutlak pada kepercayaan atau keyakinan manusia.


Apakah kalian sudah paham tujuan pendidikan seharusnya bagaimana atau kaget ternyata memang banyak penyimpangan yang selama ini kalian lihat dalam proses menjadi manusia yang terdidik. Pendidikan itu adalah hal yang penting sangat penting bahkan lebih penting dari segalanya, namun jika instasi pendidikan tidak mengupayakan bahkan tidak berhasilnya dalam mencapai tujuannya maka kita dan generasi lainnya akan menjadi produk yang memiliki standar bagus tapi tidak yang terbaik. Ilmu pengetahuan dan pengembangan sikap/nilai harus selaras tidak berat sebelah karena sesuatu yang berlebihan tidak baik, satu hal lagi yang harus di ingat ilmu pengetahuan yang kalian dapatkan adalah pemberian yang terindah dari Tuhan  bahkan mahal harganya tapi jika tidak digunakan dengan bijak maka bisa mendatangkan petaka. Seperti kekayaan ditangan yang salah akan mendatangkan kemiskinan tapi kekayaan akan menghasilkan keberkahan ditangan yang bijak. 


Akal Budi, jangan pakai akalnya aja tapi budinya juga dipakai.

Quotes

"Seorang atlet tidak bisa berlari kencang dengan uang di kantongnya, tetapi dengan harapan di pikirannya dan semangat di dadanya."

Mardigu Wowiek P.

Bossman

"Hari kemarin telah selamanya pergi. Manfaatkan sebaik-baiknya hari ini dan esok, jika kau ingin menebus waktu yang hilang."

Napoleon Hill

Author

"Terkadang saat kamu berinovasi, kamu membuat kesalahan. Yang terbaik adalah mengakuinya dengan cepat, dan lanjutkan dengan meningkatkan inovasimu yang lain."

Steve Jobs

CEO of Apple

"Jangan berhenti. Jangan pernah menyerah untuk mencoba membangun dunia yang Anda lihat, meskipun orang lain tidak dapat melihatnya"

Simon Sinek

Author

Buku Sejagat
(+62)856 0489 5674
Indonesia

SEND ME A MESSAGE