Hello,Welcome to:

Buku Sejagat

Bantu Hadapi Permasalahanmu Temukan Potensi dirimu Mendorongmu Berani Berinovasi

Konsep alometri- Adrine Baskara

   


 Konsep alometri dalam eskalasi dosis Alometri secara harfiah berarti perbedaan ukuran. Alometri juga diartikan sebagai penyimpangan dari isometri. Alometri biasanya digunakan untuk eskalasi nilai suatu sistem yang kecil untuk memprediksi nilai pada sistem yang lebih besar. Karena konsep ini memiliki kekuatan prediksi, maka pemanfaatannya sangat luas - diantaranya dalam bidang biologi, pertanian, kependudukan, dan engineering. Dalam bidang biologi, konsep alometri dapat digunakan untuk memperkirakan pertumbuhan suatu jenis mahluk hidup, dalam kependudukan untuk memprediksi laju pertumbuhan penduduk, dan dalam bidang pertanian untuk memperkirakan kebutuhan pangan ke depan, dan masih banyak lagi. 

    Pemanfaatan konsep alometri pada hewan dan manusia, misalnya untuk mempelajari korelasi pertumbuhan berat badan dan pertumbuhan anggota tubuh, termasuk anatomi tubuh, fisiologi berikut fungsinya. Menggunakan konsep ini dapat diprediksi atau dicari korelasi antara ukuran tubuh atau berat badan suatu spesies hewan atau manusia dan besar organ pada mahluk tersebut, misalnya ukuran hati, jantung, atau ginjal. Dalam bidang farmasi, konsep alometri lazim dimanfaatkan dalam pengembangan obat baru ketika masih dalam tahap pengujian pra-klinik, utamanya untuk memprediksi besar dosis dari spesies satu ke spesies lain, atau dari dosis hewan ke manusia. Dengan kata lain, alometri digunakan untuk eskalasi dosis dari spesies kecil ke spesies yang lebih besar, atau dari hewan ke manusia. Selain istilah eskalasi dosis, orang juga menyebutnya konversi atau translasi dosis. 

    Dalam konsep ini ternyata ukuran tubuh dinyatakan sebagai berat badan, berkorelasi dengan ukuran organ tubuh misalnya besar jantung, hati, ginjal, dan volume darah, kecepatan aliran darah, metabolisme atau ekskresi, baik senyawa endogen atau eksogen (xenobiotics). Oleh sebab itu pada perkembangan selanjutnya, konsep alometri dimanfaatkan dalam farmakokinetik untuk memprediksi besar dosis atau regimen dosis suatu obat dari spesies kecil ke spesies besar- termasuk manusia yang dapat menghasilkan kesamaan kadar obat di dalam darah, klirens, dan volume distribusi. Pada dasarnya tujuan utama eskalasi dosis antar- spesies ialah untuk mendapatkan efek yang sama pada spesies target, terutama manusia. Selanjutnya, konsep ini juga dimanfaatkan dalam farmakokinetik-farmakodinamik (FK-FD) untuk memprediksi besar dosis yang dapat memberikan efek yang sama pada manusia, berdasarkan temuan yang diperoleh dari spesies hewan.

Terimakasih telah mengunjungi web kami, bila tertarik untuk memiliki buku yang kamu inginkan kamu bisa hubungi ke Contact person atau chat sosial media kami.

0 Comments:

Posting Komentar

Buku Sejagat
(+62)856 0489 5674
Indonesia

SEND ME A MESSAGE