Hello,Welcome to:

Buku Sejagat

Bantu Hadapi Permasalahanmu Temukan Potensi dirimu Mendorongmu Berani Berinovasi

Rene Descartes history of rasionalisme - Adrine Baskara


Aliran rasionalisme ini dibangun oleh Descartes (1596- 1650), seorang ahli matematika yang produktif yang me- nerima sesuatu yang clearly and distinctly. Ia lahir di La Haye, Totiroine, sebuah daerah kecil di Perancis Tengah, adalah anak ke tiga dari seorang Parlemen Bretagne. Ia Mempelajari hukum dan kedokteran pernah menjadi tentara. Tulisan- tulisannya; Discours de la methode (Uraian tentang Metode) pada tahun 1637, Meditationes de Prima Philosophia (Renungan- renungan tentang Metafisika) pada tahun 1641, Principia Philosophiae (Prinsip-prinsip Filsafat) pada tahun 1644. Sebagian publikasi kesarjanaan melihat hubungan antara model berpikir Descartes dengan model berpikir filosof Muslim al-Ghazali, terutama tentang metode keraguan. Jika pada masa kekuasaan gereja semua sudah dianggap pasti semua ditentukan gereja, dengan metode keraguan ini semuadapat diragukan tidak terkecuali argumen-argumen ke- tuhanan yang dibangun gereja. 

Dalam abad ketujuh belas, kebutuhan terhadap mate- matika dalam mempelajari garis lengkung, yang berupa jalan yang ditempuh cahaya melalui lensa, trayek tembakan meriam, perjalanan kapal di laut, atau orbit-orbit di planet, menyebaba ahli matematika seperti Rene Descartes men- ciptakan metode aljabar mengenai garis lengkung, sehingga aljabar dapat dipakai dalam mendeduksikan sifat-sifat garis lengkung tersebut. Ciptaaan ini dinamakan geometri koor- dinat atau geometri analitis. Koordinat yang terkenal adalah koordinat Cartesius (Cartesius nama Latin Descartes). 

Aliran ini berpendapat bahwa sumber pengetahuan yang mencakupi dan dapat dipercaya adalah rasio atau akal. Hanya pengetahuan yang diperoleh melalui akallah yang memenuhi syarat yang dituntut semua pengetahuan ilmiah. Pengalaman hanya bisa dipakai meneguhkan pengetahuan yang telah di dapat oleh akal. Akal tidak memerlukan penga- laman. Akal dapat menurunkan kebenaran dari dirinya sen- diri, yaitu atas dasar-dasar pertama yang pasti. Aliran ini meng- gunakan metode deduktif. 

Rene Descartes dalam kajian filsafat dikenal sebagai pendiri filsafat modern. Ia terpengaruh oleh fisika, astronomi, matematika, dan menolak segala tradisi Skolastik dan juga tidak menerima fondasi para pendahulunya. Hal ini dilaku- kan berdasarkan pada sebuah keinginan untuk membangun sebuah filsafat yang benar-benar baru. Setelah bergelut dengan ilmu eksakta, Descartes kecewa dan tidak puas dengan filsafat yang diterimanya. 

Bapak pendiri filsafat Barat modern yang terepengaruh oleh al-Ghazali ini terkenal sebagai seorang matematikus Usahanya adalah: mencari satu-satunya metode dalam seluruh cabang penyelidikan manusia. Kedua karena dia telah mem- perkenalkan dalam filsafat, terutama yang menjadi prinsip dasar penelitian filsafat semenjak waktu yaitu rasionalisme model Descartes. Munculnya Descartes tidak lepas dari situasi yang dihadapinya seperti kuatnya fanatisme (nalar kolektif) pada saat itu. Dengan fanatisme mereka mengikuti saja pendapat orang lain dengan tidak berpikir kritis, bepikir lebih jauh. Descaretes yang mempelajari filsafat skolastik melihat krisis dalam pemikiran saat itu. 

Sebagai rekan sezaman dengan Bacon dan Galileo," dan sebagai seorang pendahulu langsung Newton, Descartes merupakan wakil sempurna dari semangat ilmiah baru waktu itu. Walaupun dia merasa takut dan menghormati pengawasan gereja (setelah mendengar hukuman Galileo) dia tidak tunduk pada penguasa intelektual yang manapun kecuali sinar akal sehat. Ia terpisah dari tradisi skolastik dan urusan duniawi humanis di zaman renainsans. Bagi Descartes hasil semua spekulasi sebelumnya terpaksa dikesampingkan atau ditangguhkan sampai semua prinsip yang jelas dan tak diragukan lagi dapat ditemukan yang digunakan untuk mengukurnya. 

Setelah bergelut dengan ilmu-ilmu eksakta, Descartes merasa kecewa dan tidak puas dengan filsafat yang di- terimanya. Dalam pandangannya, ada jurang antara filsafat Aristoteles orientasi ilmiah baru. Walaupun filsaafat telah ditanamkan berabad-abad oleh para pendahulunya, namun tidak sesuatu pun yang ditemukan darinya, karena filsafat masih mengandung perelisihan dan keraguan. Sementar matematika sangat menyenagkan karena kepastian dan kejelasannya. 

Menurutnya ilmu pengetahuan harus mengikuti satu metode yang umum. Adapun yang haruis dipandang sebagai apa yang jelas dan terpilah-pilah (clear and distinctly), artinya bahwa gagasan-gagasan atau idea-idea itu seharusnya dapat dibedakan dengan persis dari gagasan-gagasan atau idea-idea yang lain. Ilmu pengetahuan harus mengikuti jejak ilmu pasti. Ilmu pasti menjadi suatu contoh bagi cara mengenal atau mengetahui yang maju. Ilmu pasti bisa dipandang sebagai penerapan yang paling jelas dari metode ilmiah. Metode ilmiah itu sendiri bersifat umum. 

Terimakasih telah mengunjungi web kami, bila tertarik untuk memiliki buku yang kamu inginkan kamu bisa hubungi ke Contact person atau chat sosial media kami.

0 Comments:

Posting Komentar

Buku Sejagat
(+62)856 0489 5674
Indonesia

SEND ME A MESSAGE