Hello,Welcome to:

Buku Sejagat

Bantu Hadapi Permasalahanmu Temukan Potensi dirimu Mendorongmu Berani Berinovasi

Masa Depan Kertas - Adrine Baskara

 


Kertas fleksibel untuk diremas dan dilipat. Kertas memiliki rasio kontras yang sangat tinggi dan ia kompatibel dengan hampir semua perangkat cetak, penggandaan dan penulisan manual.

Satu lembar kertas A4 dapat menyimpan informasi hingga ukuran gigabyte. Bahkan, kertas berukuran pita pun menawarkan penyimpanan data arsip termurah untuk komputer. Informasi disimpan secara sempurna sela- ma berabad-abad dalam kertas dan akan mudah dibaca lagi. Namun, hal ini masih membutuhkan waktu yang lama.

Kertas dapat pula didaur ulang. Ia bersifat biodegradasi, tidak memerlukan listrik untuk
menyimpan gambar, tidak pernah crash, dan tidak perlu 'upgrade'. Selain itu, harga ker- tas sangat murah dan bersifat sekali pakai. Namun di zaman teknologi informasi, kertas dianggap sebagai media usang. Kita akan melihat pengurangan lebih jauh lagi dalam penggunaan kertas.

Meskipun kertas masih jauh dari kepunahan. Penggunaan teknologi informasi yang tepat dalam bisnis akan menghapus kertas dari sistem administratif dan distri- busi. Tanpa kertas, informasi elektronik dapat dimanipulasi dan didistribusikan dengan lebih mudah, serta mudah pula ditransfer antarsistem. Informasi dalam bentuk kertas bersifat dalam waktu dan lokasi tertentu sehingga tidak dapat bersaing dengan gawai elektronik. Namun, dalam hal kemu- dahan dibaca, kertas menang dibanding gawai elektronik saat ini. Gawai yang hadir dengan tampilan, resolusi, kontras, dan ergonomi yang
buruk.

Jika kita menggunakan keduanya secara paralel dengan te pat, berarti selama ini kita melihat penggunaan kertas tumbuh bersama dengan gawai-gawai elektronik, dan bukannya menu- run. Informasi diproses dan ditransfer secara elektronik, dan kadang-kadang dicetak untuk dikoreksi secara manual oleh manusia. Dibutuhkan waktu beberapa tahun sebelum kertas elektronik (e-paper) menjadi cukup murah untuk mengganti- kan kertas konvensional sebagai media membaca yang luas.

Kindle dan buku elektronik (e-book) lainnya akan sangat bagus untuk menggantikan buku, kertas dan majalah, dalam beberapa situasi. Jadi, kertas masih memiliki pasar yang besar karena buku elektronik berbahan kaku, dapat rusak, dan Anda tidak dapat menggunakannya dipesawat saat lepas landas, Buku elektronik juga tak akan bertahan selama ratusan tahun.

Kertas elektronik masa depan akan sangat fleksibel. la menggabungkan kenyamanan kertas dengan fleksibilitas medium elektronik. Buku-buku kertas juga akan terus ada, meskipun pasarnya akan mengecil. Anak-anak kecil adalah pangsa pasar ganda yang sangat bagus untuk keduanya. Kertas versi elektronik tentu sangat kuat dan memungkinkan banyak interaksi dan potensi bermain bagi anak-anak. Namun, dengan sebuah buku kertas, seorang anak dapat mencoret, merobek halaman, dan membawa bundelannya. Mereka pun bisa me nyortir semua buku dan membandingkan semua gambar di sampulnya. Cara bermain seperti ini tidak dapat dilakukan dengan buku-buku elektronik.

Pada buku kertas, cerita hanya menjadi sebagian kecil dari produk. Hal yang sama juga berlaku untuk buku dewasa. Saya tidak akan pernah membeli ensiklopedia dalam bentuk kertas dan secara teratur menyingkirkan buku novel kertas yang tidak saya sukai lagi dari rak, agar ada ruang kosong. Saya dengan senang hati akan membeli novel dalam bentuk elektronik. Namun, saya tidak akan membuang buku dengan sampul ke- ras (hard cover) yang indah karena saya senang memiliki dan membacanya. Kertas-kertas yang terikat dengan baik sebagai buku bernilai lebih dari sekadar media untuk kata-kata.

Majalah harus banyak berubah untuk bertahan hidup. Majalah bersifat sementara, berat, besar, dan tidak efisien da- lam menyajikan informasi. Bahkan, mahal untuk diproduksi dan didistribusikan. Versi tablet dan Kindles akan lebih mu- rah dan lebih serbaguna.
Namun, majalah tidak pernah menjadi kertas itu sendiri. Kertas hanyalah mediumnya. 

Sebuah majalah adalah koleksi materi bertema yang sudah diedit, yang formatnya sudah di- kenal oleh pembaca, yang pada dasarnya membentuk ikatan melalui bacaan. Sebuah majalah sering kali melayani ceruk tertentu dalam pangsa pasar pembaca. Maka, majalah dapat bertahan hidup di evolusi medium.

Sementara itu, semua pertempuran dalam jangka pendek akan menguntungkan media
elektronik yang mengorbankan kertas. Sebuah majalah masa depan mungkin dapat menggabungkan keduanya dengan anggun, dalam majalah bekertas tipis, yang dibangun di atas panel kertas elektronik yang sepe- nuhnya berjejaring ke awan (cloud). Cara ini dapat membuat majalah tetap menjadi bagian dari gaya hidup pembaca saat mereka menjalani hari, sekaligus memperdalam ikatan.

Alternatif lain, majalah dapat dicetak dalam bentuk kompresi digital pada satu lembar kertas elektronik, dijual di agen koran, dan dibaca melalui alat pemindai. Cara ini meru- pakan pilihan super cepat untuk distribusi melalui jaringan internet. Atau tentu saja, Anda bisa menggunakan ponsel pin- tar dengan cara mengunduh majalah setelah menyentuh ikon yang sesuai. Ada banyak cara suatu industri dapat bertahan hidup. Melihat pilihan yang benar-benar akan digunakan sa- ngat menyenangkan.

Kertas akan tetap menjadi solusi terbaik untuk banyak aplikasi. Slip kuning, kartu ulang tahun, surat cinta yang wangi, dan banyak produk kertas lainnya mungkin akan tetap bertahan untuk beberapa waktu, walau inovasi baru akan terus muncul. Tidak mungkin kertas elektronik akan menjadi media sekali pakai, layaknya kertas konvensional. Kertas konvensio- nal masih akan digunakan untuk membuat catatan cepat dan memo untuk menyampaikan informasi kepada orang lain. Kartu nama dan kartu pos akan memiliki data elektronik yang dibaca oleh mesin. Jadi, kita akan melihat kehadiran kertas hibrida digital.

Terimakasih telah mengunjungi web kami, bila tertarik untuk memiliki buku yang kamu inginkan kamu bisa hubungi ke Contact person atau chat sosial media kami.

0 Comments:

Posting Komentar

Buku Sejagat
(+62)856 0489 5674
Indonesia

SEND ME A MESSAGE