Kaitan kuat antara rasionalism dengan empiris untuk perkembangan ilmu pengetahuan - Adrine Baskara
Sebagai suatu doktrin empirisme adalah lawan dari
rasionalisme yang digagas oleh Descartes. Namun bukan berarti bahwa doktrin
rasionalisme dikesampingkan, melain kan rasionalisme dipergunakan dalam rangka
empirisme atau dapat dikatakan rasionalisme dilihat dalam rangka empi risme.22
Empirisme tidak serta merta menolak aliran rasio nalisme, tetapi digunakan
untuk menganalisis pengalaman. Istilahnya pengalaman yang didapatkan manusia
sebagai sumber pengetahuan tersebut di telaah melalui rasio.
Bagi
Kant memilih salah satu aliran pemikiran baik rasionalisme maupun empirisme
merupakan kekeliruan dan tidak realistis. Satu-satunya metafisika yang dapat
dipahami yang dapat menyajikan dirinya pada seorang makhluk berakal budi,
seharusnya bersifat empiris dan rasionalis sekaligus. Kant mengembangkan suatu
filsafat kritisisme. Ia mencoba memberikan solusi dalam percaturan paham
rasionalisme dan empirisme. Kant adalah filosof Barat yang terkenal. Ia mencoba
memasuki wilayah etika. Dalam analisisnya ada dua perintah yaitu yang bersyarat
imperative Hipotetis) dan tidak bersyarat (imperative kategoris). Dengan
sintesisnya Kant telah membawa suatu zaman baru, ibarat burung, rasionalisme
dana empirisme dua buah sayap, burung dapat terbang dengan dua sayapnya. Kant
ingin "terbang" dengan sayap rasionalisme dan empirisme.

0 Comments:
Posting Komentar